Kekerasan dalam rumah tangga adalah salah satu bentuk ketidak etisan dari pelaku kepada korban. Pelaku merasa dirinya lebih berkuasa dan korban sebagai sosok yang lemah. Konflik Kekerasan Dalam Rumah Tangga terjadi karena kelirunya terhadap analisis gender dalam gerakan feminisme. tampaknya perlu dipertegas kembali bahwa tidak ada kaum yang lemah dan kaum yang kuat dalam relasi sesama manusia. feminis dalam analisis gender memberikan petunjuk pikir bahwa laki-laki dan perempuan tidak memiliki perbedaan dan harus diperakukan setara.
Copyrights © 2023