The study was subjected to 500 Indonesia School boy of North- Sumatra Province (Medan), West Java Province (Bandung), Central-Java Province (Semarang), East-Java Province (Surabaya) and DKI Jaya. 100 samples of foot sizes which represented foot sizes of SD, SLTP, and SLTA School boy werw taken from each province. By analyzing the data of foot sizes of the school man, a suggestion on design of shoe lasts seritable with the shape and type of foot, fits and conform the requirements to be used as lost in shoe manufacturing could be proposed. The results of data analyse shown that : 1. The length of soles ranged from 30-37 ps, the mean of which was 34 ps. 2. Instep girth ranged withim F,G,H,I,J,K. 3. The foot sizes scattered between (8-12) years of age at (31-32) ps. Â Â INTISARIÂ Penelitian dilaksanakan terhadap 500 pelajar pria Indonesia, meliputi wilayah Sumatera Utara (Medan), Jawa Barat (Bandung), Jawa Tengah (Semarang), Jawa Timur (Surabaya) dan DKI Jaya. Masing-masing daerah diambil 100 sample dari klas I Sekolah Dasar sampai dengan klas I Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dengan mengetahui data ukuran kaki pelajar pria Indonesia, sehingga dapat disarankan bentuk desain acuan yang bagaimana yang sesuai dengan bentuk dan sifat kaki tersebut, yang enak dan tepat apabila dipergunakan untuk cetakan dalam membuat sepatu. Dari hasil analisa dapat diketahui sifat-sifat sebagai berikut : 1. Panjang telapak kaki berkisar antara 30-37 PS dengan rata-rata 34 PS. 2. Ukuran gemuk berkisar antara F,G,H,I,J,K 3. Penyebaran ukuran kaki menyebar diantara selang umur 8 â 12 tahun yaitu pada ukuran 31 â 32 PS.
Copyrights © 1994