The project control process certainly needs several objectives to reach. For a banking agency, convenience and maximum results are a priority that must be estimated. The process of determining the schedule for carrying out system integration testing (SIT) or User Acceptance Testing (UAT) is currently only based on arguments, verbal discussions, and estimates so the process of making project documentation or project implementation is hampered due to unclear determination or timing of testing and also slow to get agreement on when system integration testing and user acceptance testing processes should be completed. The method used in this study is a qualitative method with data collection methods using field observations, interviews, and literature study. The Software Engineering Method uses the SDLC (Waterfall) model using the PHP programming language and MYSQL database. The results are in the form of a system prototype to determine SIT and UAT scheduling so that the Quality Assurance (QA) must know how many days must be prepared based on the man-days score of the project. The implementation of this system can provide convenience for project users and IT implementers in determining the SIT and UAT scheduling processes.Proses pengendalian proyek tentunya butuh beberapa tujuan yang akan dicapai. Bagi sebuah instansi Perbankan, kemudahan dan hasil yang maksimal menjadi prioritas yang harus selalu diutamakan. Proses penetapan penjadwalan waktu untuk melakukan pengujian integrasi sistem (System Integration Testing) atau Pengujian Penerimaan Pengguna (User Acceptance Testing) saat ini hanya berdasarkan argumen, pembahasan verbal dan perkiraan saja, sehingga proses pembuatan dokumentasi proyek ataupun pelaksanaan proyek menjadi terhambat karena penentuan atau penetapan waktu pengujian yang tidak jelas dan juga lambat untuk mendapatkan persetujuan kapan proses pengujian integrasi sistem dan pengujian penerimaan pengguna harus diselesaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan observasi lapangan, wawancara dan studi pustaka. Metode Rekayasa Perangkat Lunak menggunakan model air terjun SDLC (Waterfall Model) dengan implementasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MYSQL. Hasil penelitian berupa purwarupa sistem untuk menentukan penjadwalan SIT dan UAT sehingga diketahui berapa hari yang harus di persiapkan oleh para Quality Assurance (QA) berdasarkan mandays skor proyek nya. Dengan diterapkannya sistem ini dapat memberikan kemudahan bagi User project dan IT Implementator dalam menentukan proses penjadwalan SIT dan UAT
Copyrights © 2023