Fisioterapi: Jurnal Ilmiah Fisioterapi
Vol 15, No 1 (2015): Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi

Penambahan Resistance Exercise Pada Senam Aerobik Lebih Baik Terhadap Penurunan Denyut Nadi 2 Menit Setelah Latihan Pada Remaja Putri Usia 17 – 21 Tahun




Article Info

Publish Date
04 Jul 2015

Abstract

Latar belakang: Penurunan denyut nadi 2 menit setelah latihan dapat dijadikan suatu indikator apakah seseorang berpeluang terkena penyakit jantung koroner atau tidak. Seiring dengan perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi banyak para remaja putri yang jarang melakukan aktivitas fisik ataupun berolahraga, apabila hal ini berlangsung secara terus menerus maka peluang untuk terkena penyakit jantung koroner pada remaja putri di masa tua mereka menjadi lebih besar. Oleh sebab itu maka penanganan yang dapat dilakukan oleh fisioterapi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara memberikan senam aerobik atau dengan pemberian resistance exercise .Tujuan : 1) Untuk mengetahui penurunan denyut nadi 2 menit setelah latihan dengan senam aerobik pada remaja putri usia 17-21 tahun. 2) Untuk mengetahui penambahan resistance exercise pada senam aerobik dapat menurunkan denyut nadi 2 menit setelah latihan pada remaja putri usia 17-21 tahun. 3) Untuk mengetahui penambahan resistance exercise pada senam aerobik lebih baik dalam menurunkan denyut nadi 2 menit setelah latihan pada remaja putri usia 17-21 tahun. Metode :Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Pre dan Post Test Control group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa remaja putri berusia 17-21 tahun yang berkuliah di universitas Esa Unggul.Kondisi sampel diambil berdasarkan dengan kriteria insklusif dan ekslusif.Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2.Teknik pengelompokan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin.Kelompok perlakuan 1 berjumlah 14 orang dengan pemberian senam aerobik. Kelompok perlakuan 2 berjumlah 14 orang dengan penambahan latihan resistance exercise pada senam aerobik. Hasil : Hasil uji hipotesis pada kelompok perlakuan 1 dengan T-test Related didapatkan nilai p=0.000 yang berarti senam aerobik yang diberikan pada remaja putri usia 17-21 tahun dapat menurunkan denyut nadi 2 menit setelah latihan. Pada kelompok perlakuan 2 dengan T-test Related didapatkan nilai p=0.000 yang berarti penambahan resistance exercise dalam senam aerobik yang diberikan pada remaja putri usia 17-21 tahun dapat menurunkan denyut nadi 2 menit setelah latihan. Pada kelompok pelakuan 1 dan kelompok perlakuan 2 digunakan uji T-Test Independent untuk menguji signifikansi komparatif dua sampel yang tidak berpasangan (independent) didapatkan nilai p=0.000 yang berarti penambahan resistance exercise dalam senam aerobik yang diberikan pada remaja putri usia 17-21 tahun lebih baik dalam menurunkan denyut nadi 2 menit setelah latihan. Kata kunci:resistance exercise, senam aerobik, denyut nadi 2 menit setelah latihan AbstractBackground:Decreased pulse 2 minutes after exercise can be an indicator of whether someone might get affected by heart disease or not. Along with the times and technological sophistication of many of the young women who rarely do physical activity or exercise. If this goes on comtinuosly exposed then the chances of coronary heart desease in young women in old age they become larger. Objectives: 1) To find out the decrease in pulse 2 minutes after exercises with aerobic gymnastics in young women ages 17-21 years old. 2) To find out the addition of resistance exercise on aerobic gymnastics can lower pulse 2 minutes after exercise in young women ages 17-21 years old. 3) To find out the addition of resistance exercise on aerobic gymnastics better in lowering the pulse 2 minutes after exercise in young women ages 17-21 years old. Method: In this study uses the approach pre and post test control group design. The sample in this study are students young women ages 17-21 years who lectures at the university of esaunggul. Conditions samples are taken based on an inclusive and exclusive criteria. The samples are divided into two groups, group 1 and group 2. Engineering sample grouping was used in this study uses the slovin’s formula. Treatment group 1 of 14 people by administering aerobic gymnastics. Treatment group 2 of 14 people with the addition of resistance exercise on aerobic gymnastics. Results : Hypothesis test results in group 1 with t test related, p value =0.000 which means the aerobics gymnastics which was given to young women ages 17-21 years old can decrease the pulse 2 minutes after exercise. In group 2 with t test related, p value=0.000 which means the addition of resistance exercise on aerobic gymnastics which was given to young women ages 17-21 years old can decrease the pulse 2 minutes after exercise. Group 1 and 2 use t test independent, p value=0.000 which means the addition of resistance exercise on aerobic gymnastics better in lowering the pulse 2 minutes after exercise in young women ages 17-21 years old       Keywords: resistance exercise, aerobic gymnastics, pulse 2 minutes after exercise

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

Fisio

Publisher

Subject

Health Professions Physics

Description

Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi aims to spread conceptual thinking or ideas, review and the research findings obtained in the field of Physioterapy Science. This journal focuses on the issues of Physioterapy Science involving : Pediatric Neurology Musculoskeletal Cardio pulmonal Sport ...