Fisioterapi: Jurnal Ilmiah Fisioterapi
Vol 14, No 2 (2014): Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi

Latihan Lari Zig Zag Lebih Baik Dari Latihan Skipping Untuk Meningkat Agility pada Anak Perempuan Usia 10 – 12 Tahun




Article Info

Publish Date
04 Jul 2015

Abstract

Latarbelakang : Agility merupakan suatu aktifitas perpindahan gerak dari satu sisi ke sisi yang lain sehingga pola gerak dapat berpindah-pindah dan dapat mempengaruhi kegiatan kita sehari-hari. Pada anak perempuan usia 10-12 tahun, agility merupakan hal yang penting karena pada masa tersebut perubahan hormonal dan metabolisme tubuh dapat mempengaruhi tingkat agility pada anak perempuan di usia 10-12 tahun. Maka dari itu diperlukan suatu tantangan bagi setiap anak untuk memenuhi segala macam kebutuhannya demi perkembangan tubuh yang ideal. Bentuk penanganan yang dilakukan untuk meningkatkan agility pada anak peremuan usia 10-12 tahun yaitu dengan menggunakan latihan lari zig-zag dan latihan skipping. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan agility anak perempuan usia 10-12 tahun yang lebih baik dengan intervensi latihan lari zig-zag dan latihan skipping. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Neglasari 3 di daerah Tangerang pada tanggal 27 Januari 2014 sampai dengan 24 Februari 2014.Metode : Penelitian bersifat eksperimental dan menggunakan teknik pusposive sampling. Sample penelitian berjumlah 20 orang yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok perlakuan I berjumlah 10 orang diberi latihan lari zig-zag dan 10 orang lainnya dalam kelompok perlakuan II yang diberikan latihan skipping. Agility adalah kemampuan untuk merubah arah dan posisi tubuh dengan cepat dalam keadaan bergerak, tanpa kehilangan keseimbangan. Pemberian latihan lari zig-zag memberikan peningkatan yang lebih bermakna dibanding dengan latihan skipping terhadap peningkatan agility pada anak perempuan usia 10-12 tahun. Hal ini disebabkan karena terjadinya adaptasi neuromuskular pada latihan lari zig-zag. Hasil : Hasil uji T-test Independent selisih nilai akhir peningkatan agility pada kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II menunjukkan perbedaan peningkatan agility yang signifikan pada kedua kelompok, yaitu nilai p = 0,003 (p<0,05). Kesimpulan :Dapat disimpulkan bahwa latihan lari zig-zagmempunyai peningkatan yang signifikan terhadap agility pada anak perempuan usia 10-12 tahun. Dengan demikian latihan lari zig-zag ini dapat digunakan sebagai solusi dan latihan dalam mendapatkan hasil peningkatan agility pada anak perempuan usia 10-12 tahun yang optimal.Kata kunci: latihan lari zig-zag, latihan skipping,agilityAbtractBackground: Agility is a displacement activity motion from one side to the other so that the pattern of motion can be moved around and can affect our daily activities. In girls aged 10-12 years, agility is important because at the time of the body's hormonal and metabolic changes may affect the level of agility in girls at age 10-12 years. Therefore we need a challenge for every child to fulfill all kinds of needs for the development of the ideal body. The form of treatment used to increase the confluence of agility in children aged 10-12 years that is by using a practice zigzagrun and skipping exercise. Objectives:This studyaims to determinethe differences increase agility girls aged 10-12 years better with exercise intervention zigzag running and skipping exercise. This study was conducted in SDN Neglasari 3 in Tangerang on January 27, 2014 until February 24, 2014. Method:The studyis experimental and sampling using pusposive techniques. Sample research about 20 people who were divided into two groups.Treatment group I were 10 people given a practice zig-zag run and 10 other people in a given treatment group II skipping exercise. Agility is the ability to change the direction and position ofthe body in motion quickly, without losing balance. Giving a practice zig-zag run gives a more meaningful improvement compared with skipping drills to increase agility in girls aged 10-12 years. This is because the neuromuscular adaptations to zig-zag run exercise. Result: Results of T-test Independent test the difference in the final value of agility improvement in the treatment group I and group II treatment showed a significant difference in the increase agility in both groups, ie the value of p =0.003(p <0.05). Conclusion:It is concluded that exercise has run zig-zag significant increase in agility in girls aged 10-12 years. Thusa practice zig-zag run can be used as an exercisein getting the solution and the resulting increase in agility in girls aged 10-12 years are optimal.Keyword: zig-zag run exercise, skipping exercise, agility

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

Fisio

Publisher

Subject

Health Professions Physics

Description

Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi aims to spread conceptual thinking or ideas, review and the research findings obtained in the field of Physioterapy Science. This journal focuses on the issues of Physioterapy Science involving : Pediatric Neurology Musculoskeletal Cardio pulmonal Sport ...