Fisioterapi: Jurnal Ilmiah Fisioterapi
Vol 13, No 2 (2013): Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi

Penggunaan Kinesiotape Selama Tiga Hari Tidak Berbeda Dengan Perekat Plasebo Dalam Mengurangi Resiko Cedera Berulang dan Derajat Q-Angle pada Penderita Patellofemoral Pain Syndrome




Article Info

Publish Date
04 Jul 2015

Abstract

Latar belakang: Banyaknya atlet yang menderita Patellofemoral Pain Syndrome (PFPS) menggunakan kinesiotape saat bertanding atau dalam waktu kurang dari dua minggu, menjadi sebuah pertanyaan apakah ada efektifitasnya saat digunakan ketika bertanding dan berlatih. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk memastikan penggunaan kinesiotape selama tiga hari tidak berbeda dengan perekat plasebo dalam mengurangi resiko cedera berulang dan menurunkan q-angle pada penderita patellofemoral pain syndrome (PFPS). Metode: Metode penelitian ini eksperimental dengan rancangan randomized clinical trial design. Sampel sebanyak 17 atlit yang menderita PFPS dan waktu observasi selama tiga hari. Kelompok dibagi menjadi dua, yaitu kelompok kinesiotape (n=9) sebagai perlakuan dan kelompok plasebo (n=8) sebagai kontrol. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah functional movement screening (FMS) dan q-angle. Hasil: Hasil yang didapat dari penelitian ini didapatkan kelompok kinesiotape mampu mengurangi resiko cedera berulang p = 0,002 (p < 0,05). Begitu pula dengan kelompok plasebo juga mampu mengurangi resiko cedera berulang p = 0,01 (p < 0,05). Kinesiotape mampu menurunkan derajat q-angle dengan p = 0,004 (p < 0,05). Begitu pula dengan kelompok plasebo juga mampu mengurangi derajat q-angle dengan p = 0,008 (p < 0,05). Uji beda pada pengukuran FMS menggunakan independent-t test didapatkan p = 0,777 (p > 0,05), dan uji beda dengan pengukuran q-angle menggunakan mann-whitney test didapatkan p = 0,63 (p > 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan yang didapat bahwa penggunaan kinesiotape dan perekat plasebo mampu mengurangi resiko cedera berulang dan derajat q-angle selama tiga hari. Hal ini menjelaskan bahwa menggunakan kinesiotape memiliki efektifitas yang sama dengan perekat plasebo yang tidak elastis saat digunakan ketika bertanding dan berlatih.Kata kunci: kinesiotape, resiko cedera berulang, q-angle AbstractBackground: Many athletes who suffer Patellofemoral Pain Syndrome (PFPS), they using kinesiotape while playing or less than two weeks, this condition make a question of there are efficacy when used kinesiotape while playing and practicing. Objective: The purpose of this study to ensure the use of kinesiotape for three days did not differ with adhesive placebo in reducing the risk of repetitive injury and q-angle in patients with patellofemoral pain syndrome (PFPS). Method: The experimental research method to design randomized clinical trial design. Sample of 17 athletes who suffer from PFPS and time of observation for three days. Divided into two groups, kinesiotape groups (n = 9) as the treatment and placebo groups (n = 8) as a control. Measurement instruments used were Functional Movement Screening (FMS) and Q-angle. Result: The results of this study, kinesiotape group able to reduce the risk of repetitive injury with p = 0.002 (p <0,05). Placebo group was also able to reduce the risk of repetitive injury p = 0.01 (p <0,05). Kinesiotape able to decrease q- angle with p = 0.004 (p <0,05). Placebo group was also able to reduce the q-angle with p = 0.008 (p <0,05). At different test measurements FMS using independent t-test p = 0.777 (p> 0.05), and a different test with q-angle measurements using the Mann-Whitney test p = 0.63 (p> 0,05). Congclution: The conclusion that the use of kinesiotape and adhesives placebo can reduce the risk of recurrent injury and the degree of q-angle for three days. It is clear that using kinesiotape have the same effectiveness with placebo were not elastic adhesive while playing a game and practicing. Keywords: kinesiotape, repeated injury, q-angle

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

Fisio

Publisher

Subject

Health Professions Physics

Description

Fisioterapi : Jurnal Ilmiah Fisioterapi aims to spread conceptual thinking or ideas, review and the research findings obtained in the field of Physioterapy Science. This journal focuses on the issues of Physioterapy Science involving : Pediatric Neurology Musculoskeletal Cardio pulmonal Sport ...