Perkembangan jaringan seluler 5G digelar secara bertahap hingga tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan menawarkan layanan internet lebih baik dari generasi sebelumnya. Dalam penerapan teknologi seluler dibutuhkan sebuah antena untuk dapat memancarkan dan menerima gelombang elektromagnetik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilakukan modifikasi antena mikrostrip yang diaplikasikan pada Sub–6 GHz 5G dengan frekuensi kerja 3,5 GHz sesuai pita frekuensi n77 menurut 3GPP yaitu pada rentang frekuensi 3,3-4,2 GHz dengan bandwidth yang dihasilkan miminal 100 MHz. Untuk meningkatkan gain dan bandwidth antena mikrostrip, maka diterapkan teknik Defected Ground Structure (DGS) berbentuk pacth puzzle melalui sketsa bentuk sederhana pada bidang ground plane berbentuk U. Berdasarkan simulasi dihasilkan return loss -39,171 dB, VSWR 1,022, gain 2,452 dB, bandwidth 243,8 MHz dengan pola radiasi bidireksional, sedangkan pengukuran dihasilkan return loss -21,931, VSWR 1,187, gain 2,369, bandwidth 132,1755 MHz dan pola radiasi bidireksional dengan substrat FR-4 epoxy. Dapat disimpulkan antena mikrostrip pacth puzzle dapat bekerja baik pada frekuensi 3,5 GHz untuk teknologi Sub-6 GHz 5G karena memenuhi spesifikasi dalam perancangan antena yaitu return loss ≤ -10 dB, VSWR ≤ 1,5, gain ≥ 2 dB dan bandwidth ≥ 100 MHz.
Copyrights © 2023