Baterai merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan listrik. Dari beberapa jenis aki yang ada di pasaran saat ini, Indonesia harus bisa mengkolaborasikan antara ketersediaan bahan baku dan teknologi pembuatan dan perakitan baterai tersebut agar jenis baterai yang dikembangkan efektif dan mampu bersaing di pasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mensimulasikan baterai Lead Acid, Nickel Metal Hydride (NiMH), dan Lithium-ion (Li-ion). Data yang dihasilkan merupakan hasil kajian literatur dengan menggunakan metode weighted objective dengan membandingkan kriteria yaitu kepadatan energi, emisi baterai, proses manufakturing, ketersediaan bahan baku utama, dan fasilitas daur ulang dari baterai. Data yang diperoleh untuk setiap kriteria digunakan sebagai dasar pembobotan dengan menggunakan metode weighted objective. Hasil perhitungan dari metode tersebut jenis baterai Li-ion memperoleh nilai 280, NiMH memperoleh nilai 270, dan lead acid memperoleh nilai 220. Nilai tersebut dapat dijadikan referensi sebagai tingkat kelayakan untuk implementasi baterai kendaraan listrik roda empat di Indonesia.
Copyrights © 2023