Dusun Kajor Kulon memiliki beberapa destinasi wisata, seperti Air Terjun Kedung Tolok dan Goa Cerme sehingga dirasa perlu untuk menganalisis kelayakan air Dusun ini agar dapat digunakan oleh khayalak ramai yang datang ke tempat-tempat wisata tersebut. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis kelayakan air tanah untuk konsumsi dan penggunaan harian pada Dusun Kajor Kulon berdasarkan parameter fisik, seperti bau, warna, TDS, DHL, dan parameter pH, serta melakukan pemetaan MAT untuk mengetahui arah aliran air tanah. Secara geologi, Dusun ini berada pada Formasi Nglanggeran dengan litologi lava dan breksi vulkanik yang di atasnya terendapkan formasi Sambipitu dan Wonosari yang terdiri dari batuan karbonat diatasnya. Nilai MAT tertinggi berada pada sumur 14 dengan elevasi 158.225 mdpl dan terendah pada sumur 6 dengan elevasi 30.012 mdpl. Hasil analisis kelayakan memperlihatkan sumur 8, 9, dan 13 tidak layak untuk keseharian karena pH yang melewati batas minimum, sedangkan hampir seluruh sumur dinilai tidak layak untuk konsumsi kecuali sumur 16 dan 2. Oleh karena itu, disarankan beberapa tindakan pada air tanah sebelum digunakan, seperti penyulingan atau dimasak terlebih dahulu.
Copyrights © 2023