Pengertian yang akurat terhadap konsep dan kemampuan mengkoneksikan antar konsep menjadi bekal mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika. Miskonsepsi menjadikan mahasiswa kesulitan dalam menerapkannya, mengklasifikasi, dan mengkoneksikan masalah kontekstual yang bersifat konkret dan konsep matematika yang bersifat abstrak. Miskonsepsi menjadi penghambat kelancaran berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah. Kemampuan berpikir kritis matematis dalam memecahkan masalah memerlukan latar belakang pemahaman terhadap konsep-konsep yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Kegagalan atau penghambat mahasiswa dalam menumbuhkan secara mandiri kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah aljabar linear terutama pada aspek assessment dan inference salah satu faktornya disebabkan oleh miskonsepsi yang terkandung dan berkaitan dengan masalah yang dihadapi.
Copyrights © 2018