Berdasarkan observasi dan wawancara di SMA Negeri 12 Semarang khususnya X MIPA 4 ditemukan masalah dalam pembelajaran matematika khususnya pada kemampuan menyimpulkan matematik dan rasa percaya diri. Salah satu model pembelajaran yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan dalam matematika yaitu PBL (problem based learning). PBL dirasa telah memberikan efek yang positif termasuk dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa. Kartu soal sebagai media dapat menampilkan permasalahan dengan bentuk yang unik siswa sehingga dapat menghidupkan suasana belajar mengajar. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah 37 siswa kelas X MIPA 4 SMA Negeri 12 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik tes yang digunakan peneliti berupa tes uraian dan angket. Teknik non tes berupa pengamatan terhadap aktivitas siswa dan kinerja guru. Analisis data meliputi penyederhanaan data dan deskripsi data. Materi yang terlibat adalah pertidaksamaan rasional dan irasional. Indikator keberhasilan penelitian (1) hasil tes pada akhir siklus sebanyak 75% siswa mencapai KKM, (2) rata-rata kelas dari nilai kemampuan menyimpulkan matematik mencapai skor 70, (3) kualifikasi sikap percaya diri mencapai kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan menyimpulkan matematik siswa pada siklus satu dengan ketuntasan kelas sebesar 78% dengan rata-rata 61,71 kurang dari syarat indikator keberhasilan yang diharapkan sebesar 70, sementara pada siklus kedua meningkat menjadi 91% dengan rata-rata sebesar 72,30 memenuhi indikator keberhasilan yang diharapkan dalam penelitian ini. Kualifikasi percaya diri pada siklus satu adalah tinggi dengan rata-rata presentase 71,08%, begitu pula kualifikasi percaya diri pada siklus dua adalah tinggi namun rata-rata presentase meningkat menjadi 78,20%.
Copyrights © 2018