Literasi matematika merupakan kemampuan individu untuk merumuskan, menggunakan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks, termasuk kemampuan melakukan literasi matematika dan menggunakan konsep, prosedur, fakta, sebagai alat untuk mendeskripsikan, menerangkan dan memprediksi suatu fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji kriteria kualitas pembelajaran PjBL berbantuan Schoology, dan (2) menganalisis kemampuan literasi matematika dan karakter rasa ingin tahu epistemik siswa kelas XI IPA SMA Karangturi Semarang pada pembelajaran PjBL berbantuan Schoology pada materi turunan fungsi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method dengan desain concurrent embedded. Penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif berjalan beriringan dimana penelitian kuantitatif sebagai metode primer. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakankan adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IPA SMA Karangturi Semarang. Pada tahap awal dilakukan pengelompokan siswa pada kelas eksperimen berdasarkan kemampuan awal dengan memperhatikan kemampuan literasi matematika kemudian dipilih tiga kelompok siswa untuk dianalisis kemampuan literasi matematika dan karakter rasa ingin tahunya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa pada pembelajaran berbasis proyek berbantuan Schoology tuntas. Kemampuan literasi matematika siswa pada pembelajaran proyek berbantuan Schoology lebih dari siswa pada pembelajaran langsung dan meningkat. Aspek karakter rasa ingin tahu epistemik memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan literasi matematika. Peningkatan karakter rasa ingin tahu epistemik memiliki pengaruh kepada kemampuan literasi matematika. Kemampuan – kemampuan yang memperoleh pengaruh tersebut diantaranya adalah communicating, mathematizing, representation, reasoning, using symbolic formal and technical operation dan using mathematics tools.
Copyrights © 2018