Literasi matematika (LM) siswa di beberapa SMP Semarang masih rendah karena siswa belum terbiasa menerapkan matematika untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) kualitas perangkat pembelajaran PR dan PRES, (2) kondisi awal kemampuan LM, (3) peningkatan LM siswa SMP pada PRES lebih tinggi daripada peningkatan LM siswa pada PR dan lebih tinggi daripada peningkatan LM pada pembelajaran Ekspositori, (4) kemampuan LM siswa SMP pada PRES dan PR ditinjau dari aspek konten, Subjek penelitian tiga kelas, satu kelas pertama menggunakan pembelajaran PRES, kelas kedua menggunakan PR dan kelas ketiga menggunakan ekspositori. Hasil penelitian sebagai berikut. (1) kualitas perangkat pembelajaran PRES dan perangkat pembelajaran PR memenuhi kategori sangat baik, (3) kemampuan awal LM siswa SMP berdasarkan konten pada semua konten sangat rendah,(4)peningkatan LM siswa SMP pada pembelajaran PRES lebih tinggi daripada peningkatan LM siswa dengan pembelajaran PR dan lebih tinggi daripada peningkatan LM pada pembelajaran ekspositori.
Copyrights © 2018