Dalam rangka memperbaiki kemampuan membaca siswa, pemerintah menggagas Gerakan Literasi Sekolah. Tujuan utamanya adalah menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dalam pengembangannya, kegiatan Gerakan Literasi Sekolah ini diterapkan dalam setiap mata pelajaran. Bentuk pembelajarannya akan berbeda – beda pada tiap mata pelajaran karena setiap mata pelajaran mempunyai ciri khas masing – masing. Kegiatan literasi dalam pembelajaran matematika salah satunya dengan membelajarkan literasi matematika. Ada beberapa pendekatan yang bisa mendukung literasi matematika, salah satunya adalah realistik matematika. Beberapa pendidik di Indonesia mengadaptasi Realistic Mathematics Education (RME) menjadi Karakteristik Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang berupa penggunaan konteks, penggunaan model, penggunaan kreasi dan kontribusi siswa, interaktifitas, keterkaitan, serta penggunaan karakteristik alam dan budaya Indonesia. Karakteristik PMRI tersebut sejalan dengan literasi matematika menurut PISA. Literasi matematika merupakan kemampuan individu untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan. Tiga proses tersebut dikenal sebagai matematisasi menurut PISA. Oleh karena itu, pendekatan PMRI bisa diaplikasikan sebagai Gerakan Literasi Sekolah dalam Pembelajaran Matematika.
Copyrights © 2018