Pembelajaran Matematika berbantuan alat peraga manipulatif (APM) tidak hanya bertujuan untuk memfasilitasi siswa dalam menemukan konsep, prinsip atau pengetahuan, namun sekaligus untuk memfasilitasi siswa dalam penguatan pendekatan saintifiknya, bahkan dalam pengembangan sikap atau karakter. Pembelajaran matematika berbantuan alat peraga manipulatif dapat memfasilitasi siswa berpikir tingkat rendah menuju tingkat tinggi (HOTs). Dalam Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 dikatakan bahwa karakteristik proses pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik kompetensi. Pembelajaran tematik di SD/MI maupun di SMP/MTs disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. Penggunaan alat peraga manipulative dalam pembelajaran Matematika sebagai variasi pembelajaran yang menyenangkan. Gerakan literasi sekolah (GLS) sebagai upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literet sepanjang hayat melalui pelibatan publik. GLS menjadikan sekolah yang menyenangkan dan ramah anak. Pelibatan publik memberikan konstribusi pengambil kebijakan, akademisi, masyarakat, serta dunia usaha dan industry sesuai kompetensi yang dimiliki dan proporsional terhadap implementasi pembelajaran Matematika berbantuan APM dan GLS.
Copyrights © 2018