Mahasiswa calon guru matematika dibekali mata kuliah matematika dan pendidikan matematika. Pada tingkat akhir, mahasiswa akan menempuh mata kuliah skripsi sebagai salah satu kewajiban mereka sebelum dinyatakan sebagai sarjana pendidikan. Salah satu instrumen yang disusun mahasiswa adalah tes matematika dan biasanya berbentuk soal cerita. Soal cerita matematika yang bersifat aplikasi kehidupan sehari-hari (kontekstual dan bersifat open-ended (beragam jawaban maupun beragam cara penyelesaian) merupakan hal menarik untuk dikembangkan mahasiswa. Soal cerita kontekstual open-ended ini dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa misalnya kemampuan berpikir kritis. Pada makalah ini akan dipaparkan dasar hukum perlunya mahasiswa calon guru mengembangkan soal cerita konteksual dan beberapa contoh soal kontekstual open-ended yang dapat dikembangkan.
Copyrights © 2016