Artikel konseptual ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematissiswa SMP pada berbagai tingkat self-efficacy siswa. Gagasan konseptual ini dilandasi dari kondisi riil berdasarkan hasil pekerjaan oleh siswa kelas VII H SMP Negeri 9 Purwokerto dalam menyelesaikan masalah menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa tergolong rendah, sebanyak 47,4% siswa cenderung melihat hasil pekerjaan teman dan hampir semua siswa tidak mampu memberikan cara atau jawaban lain untuk masalah yang diberikan. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy siswa tidak berbeda satu sama lain sehingga berpotensi bagi siswa dengan self-efficacy rendah cenderung mencontek pekerjaan temannya. Model Quantum Learning merupakan sebuah solusi dalam pembelajaran matematika yang menyenangkan dengan asesmen pembelajaran yang akan digunakan adalah Asesmen Otentik yang diharapkan dapat membantu guru dalam meningkatkan self-efficacy siswa.
Copyrights © 2016