Artikel konseptual ini memiliki tujuan untuk menggambarkan bagaimana proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Knisley dapat mendukung siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika. Gagasan ini dilandasi dari hasil survei PISA mengenai kemampuan literasi matematika siswa SMP di Indonesia yang dinilai rendah dibandingkan negara-negara lain. Tinjauan dalam artikel ini adalah gaya belajar siswa (auditori, visual, atau kinestetik). Gagasan ini mendeskripsikan pula bagaimana kemampuan literasi matematika siswa yang diajar menggunakan model konvensional dan model Knisley pada berbagai gaya belajar. Dengan melihat hasil literasi matematika siswa baik sebelum maupun setelah pembelajaran, diharapkan kita dapat mengetahui tingkat keefektifan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran Knisley terhadap kemampuan literasi matematika siswa.
Copyrights © 2016