Aspek ketahanan pangan dan kemiskinan merupakan prioritas dalam pembangunan daerah. Aspek ketahanan pangan ditinjau dari ketersediaan dan akses keterjangkauan terhadap pangan. Salah satu kelemahan dari ketersediaan dan akses pangan adalah kasus penyakit yang diderita anggota rumah tangga. Demikian juga, aspek kemiskinan berdampak pada derajat kesehatan seseorang. Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan penyakit yang banyak menyerang rumah tangga di Indonesia. Kuman TB pada tubuh yang terserang tidak selalu menjadi penyakit TB, tergantung daya tahan tubuh. Untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang baik dibutuhkan ketahanan pangan yang cukup. Oleh karena itu, sebagai suatu indikator pembangunan aspek ketahanan pangan, kemiskinan dan kesehatan harus dikaji secara holistik.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat ketahanan pangan rumah tangga terhadap penyakit tuberkulosis paru. Penelitian dilakukan di daerah pesisir pantai Surabaya yang diduga menjadi daerah endemik penyakit TB. Analisis hubungan yang digunakan menggunakan metode pearson chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ketahanan pangan memiliki hubungan yang positif dengan jenis penyakit TB paru yang diderita oleh masyarakat pesisir pantai Surabaya. Penderita TB paru dengan kondisi rawan pangan berisiko terinfeksi jenis TB paru positif 2 kali lebih besar dibanding penderita yang tahan pangan.
Copyrights © 2016