Kemampuan abstraksi dalam pembelajaran matematika merupakan serangkaian kemampuan untuk menggambarkan konsep matematis dari permasalahan konstekstual. Proses ini sesungguhnya harus dilalui oleh peserta didik dalam kondisi ideal pembelajaran matematika. Untuk mencapai tahapan abstrak tanpa terjadinya lompatan, pendidik harus memberikan scaffolding yang rich context dari permasalahan konstektual. Rich context yang dimaksud bahwa pendidik dapat mengarahkan peserta didik untuk bisa menemukan beberapa solusi (kaya solusi) dari permasalahan konstektual yang disediakan. Soal konstektual yang disajikan dalam tulisan ini merupakan contoh soal persamaan linier dua variabel yang nantinya kita dapat lihat tahapan abstraksi yang bisa dilalui oleh peserta didik. Sehingga, dari tulisan ini pembaca khususnya ditujukan kepada pendidik (guru) dapat memahami pentingnya meningkatkan kemampuan abstraksi oleh peserta didik dan dapat pula mendorong pendidik untuk meningkatkan kemampuan konkretisasi yang dibutuhkan dalam proses abstraksi.
Copyrights © 2016