PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015

Aplikasi Regresi Cox Metode Backward untuk Menduga Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Waktu Kelulusan Mahasiswa Bidik Misi Unsri




Article Info

Publish Date
01 Feb 2016

Abstract

Salah satu tujuan dari beasiswa Bidik Misi adalah menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu. Namun tidak semua mahasiswa Bidik Misi dapat lulus tepat waktu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi waktu kelulusan dan menduga faktor-faktor yang mempengaruhi waktu kelulusan (waktu daya tahan) yaitu waktu sampai terjadinya kejadian lulus tepat waktu, dengan model regresi analisis daya tahan (survival Analysis) yaitu Regresi Cox. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Bidik Misi Universitas Sriwijaya (Unsri) angkatan 2010. Faktor-faktor yang diduga pengaruhnya terhadap waktu kelulusan yaitu asal sekolah, daerah asal sekolah, status sekolah, prestasi kokurikuler disekolah, rangking disekolah, rata-rata nilai rapor di sekolah, jenis kelamin, penghasilan orang tua, nomor pilihan prodi masuk Unsri dan indeks prestasi kumulatif (IPK) di semester 3. Data penelitian merupakan data sekunder, diperoleh dari dokumentasi Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK) Unsri pada bulan April dan Mei 2015. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa Bidik Misi Unsri angkatan 2010 yang sudah lulus sampai bulan Mei 2015 berjumlah 227 orang, dan yang lulus tepat waktu (lebih kecil atau sama dengan 8 semester) adalah 110 orang (27,75%). Mahasiswa dengan tingkat IPK semester 3 < 2,5 tidak ada yang lulus tepat waktu. Hasil analisis menggunakan Regresi Cox Metode Backward, memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hazard waktu daya tahan /waktu kelulusan mulai dari yang paling signifikan adalah Tingkat IPK di semester 3, nilai rapor disekolah, Daerah Asal Sekolah, Rangking disekolah dan prestasi kokurikuler disekolah. Mahasiswa dengan nilai IPK di semester 3 ≥ 3,5, nilai IPK antara 3 sampai <3,5 dan nilai IPK antara 2,5 sampai <3 mempunyai peluang atau resiko relatif lebih besar untuk lulus tepat waktu dibandingkan mahasiswa dengan nilai IPK <2,5 dengan nilai resiko relatif sebesar 27,5, 18,4 dan 5,9. Peluang terjadinya kelulusan tepat waktu semakin meningkat jika nilai rapor meningkat sebesar 0,045 satuan. Peluang lulus tepat waktu lebih tinggi untuk mahasiswa yang berasal dari luar sumsel dibandingkan yang dari Sumsel, dengan resiko relatif 2,28 atau 2 kali lebih besar. Mahasiswa dengan rangking 1 sampai 5, mempunyai kemungkinan lulus tepat waktu lebih besar daripada mahasiswa dengan nilai rangking disekolah lebih besar dari 5. Prestasi kokurikuler disekolah, memperlihatkan hasil yang bertentangan dengan dugaan awal, dimana mahasiswa yang mempunyai prestasi kokurikuler ketika disekolah, mempunyai peluang lebih kecil untuk lulus tepat waktu dibandingkan mahasiswa yang tidak mempunyai prestasi kokurikuler ketika disekolah.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

prisma

Publisher

Subject

Mathematics

Description

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. ...