PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
2016: Prosiding Seminar Nasional Matematika IX 2015

Identifikasi Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Tipe Multiple Solution Task




Article Info

Publish Date
01 Feb 2016

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah tipe Multiple Solution Task (MST). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas X MIPA 6 di SMA 5 Semarang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes dan wawancara. Tes dianalisis untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan berpikir kreatif (TKBK) siswa berdasarkan kefasihan, keluwesan, dan kebaruan. Wawancara dianalisis untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa berpandu model Wallas yang meliputi tahap persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan proses berpikir kreatif siswa (1) pada tahap persiapan siswa TKBK 0, 2, 3, dan 4 mampu menyebutkan informasi, dan untuk memperoleh informasi siswa TKBK 0 membaca masalah beberapa kali tanpa suara, sedangkan siswa TKBK 2, 3, dan 4 perlu mengerluarkan suaral; (2) pada tahap inkubasi siswa TKBK 0, 2, 3, dan 4 dapat menyebutkan materi pendukung dan menyelesaikan masalah dengan runtut, namun ada siswa TKBK 0 yang tidak dapat menyebutkan materi pendukung, dan untuk memahami masalah, siswa TKBK 0 dan 2 mencatat poin masalah dan melakukan pengecekan akhir, sedangkan siswa TKBK 4 membaca masalah secara sekilas dan mencatat poin masalah, dan siswa TKBK 3 perlu membaca secara keseluruhan dan poin masalah; (3) pada tahap iluminasi, siswa TKBK 0, 2, 3, dan 4 mampu mendapatkan model matematika dan strategi penyelesaian masalah, namun ada siswa TKBK 0 yang menjelaskan strategi penyelesaian masalah yang kurang tepat; dan (4) pada tahap verifikasi, siswa TKBK 0, 2, 3, dan 4 memeriksa jawaban dan memiliki keyakinan terhadap hasil jawaban, namun ada siswa TKBK 3 yang tidak memeriksa jawaban dan ada siswa TKBK 0 yang tidak yakin dengan hasil jawabannya.Hasil tersebut menyebutkan bahwa masing – masing TKBK memiliki kesamaan dan perbedaan proses berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah tipe MST. Temuan lain dalam penelitian ini menyebutkan bahwa banyak siswa yang tergolong TKBK 0 (Tidak Kreatif). Oleh karena itu perlu diadakan penelitian lanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif. Selain itu, peneliti memberikan saran kepada guru mata pelajaran matematika untuk mengembangkan pembelajaran matematika berbasis peningkatan atau pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

prisma

Publisher

Subject

Mathematics

Description

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. ...