Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGMI kelas GMI-2B dan GMI-2C Jurusan PGMI FITK UIN Walisongo Semarang semester genap 2014/2015. Teknik analisis data yaitu analisis data awal (uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan rata-rata), analisis instrumen tes (validitas, reliabelitas, tingkat kesukaran, daya pembeda), analisis data akhir (uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis). Hasil analisisnya diperoleh thitung = 5,286 dan ttabel = 1,99 dengan demikian maka thitung > t(0.05)(74). Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika mahasiswa yang diajar menggunakan metode inkuiri lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Yang artinya ada pengaruh metode inkuiri terhadap kemampuan literasi matematika mahasiswa pada materi bangun datar kelas 2B Jurusan PGMI. Pengujian perbedaan rata-rata pada pemahaman konsep matematika dari kedua kelas tersebut setelah diberi perlakuan yang berbeda, diperoleh thitung = 2,126 dan pada α = 5% dk= 74 diperoleh ttabel = 1,99. Oleh karena thitung > ttabel maka hasil belajar mahasiswa yang pembelajarannya menggunakan menggunakan metode pembelajaran inkuiri lebih baik daripada pembelajaran konvensional berbeda secara signifikan. Yang artinya ada pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap pemahaman konsep matematika pada materi bangun datar dan satuan pengukuran kelas 2B Jurusan PGMI.
Copyrights © 2017