Dalam kurikulum 2013 siswa dituntut untuk mengembangkan ketrampilan dalam pemecahan masalah matematika. Namun rendahnya ketrampilan pemecahan masalah yang dialami siswa menyebabkan kurang berkembangnya kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas belajar menjadi rendah karena siswa cendrung meniru cara guru dalam menyelesaikan masalah dan kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan pembelajaran matematika model PBL (problem based learning). Model pembelajaran PBL (problem based learning) menawarkan bentuk pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran. PBL (problem based learning) adalah model pembelajaran pada masalah autentik sehingga siswa dapat menyusun pengetahuan sendiri, serta menumbuhkembangkan ketrampilan yang lebih tinggi. Siswa memperoleh pengetahuan tersebut secara langsung melalui pengalaman sendiri. Supaya aktivitas belajar lebih meningkat, maka dilengkapi dengan penguatan tugas terstruktur. Melalui tugas terstruktur maka siswa akan lebih banyak memiliki kesempatan untuk berlatih mengembangkan ketrampilan pemecahan masalah matematika. Dengan demikian, pembelajaran PBL (problem based learning) yang dilengkapi dengan pemberian tugas terstruktur dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Copyrights © 2017