Peraturan Menteri No. 59 tahun 2014 menjelaskan bahwa mata pelajaran matematika diberikan untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, inovatif dan kreatif. Salah satu aspek yang menjadi fokus dalam pelajaran matematika adalah aspek kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis siswa dapat diasah melalui soal konvergen maupun divergen. Selain itu, kedisiplinan juga berperan penting dalam proses pencapaian hasil belajar yang maksimal. Karakter disiplin membangun siswa agar terbiasa belajar secara tertib dan sistematis. Peningkatan karakter disiplin siswa dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai subjek yang dapat mengemukakan ide/pendapat, mau bertanya, dan mengerjakan tugas secara mandiri dan selesai tepat waktu. Salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah model PBL (Problem Based Learning). PBL adalah model pembelajaran yang berbasis pada pemecahan masalah sehingga peserta didik akan terbiasa menyelesaikan soal konvergen. Makalah ini berisi sebuah ide penelitian tentang upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kedisiplinan siswa melalui penerapan model pembelajaran PBL.
Copyrights © 2017