Salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa dalam belajar matematika adalah kemampuan pemecahan masalah.Dengan penguasaan kemampuan pemecahan masalah, siswa dapat merefleksikan logika matematis untuk berperan pada kehidupannya dan diharapkan mampu membuat keputusan berdasarkan pola pikir matematis yang konstruktif sehingga mampu menghadapi permasalahan di dunia nyata.Secara umum model pembelajaran matematika di Indonesia belum menekankan kemampuan pemecahan masalah, masih banyak ditemukan guru menggunakan model konvensional yaitu menerangkan materi, memberikan contoh dan latihan soal sehingga siswa dilatih mengerjakan soal seperti mesin. Selain itu, penilaian yang dilakukan lebih menekankan pada penilaian akhir dan kurang memperhatikan proses, sehingga pembelajaran matematika kurang bermakna; lebih mengutamakan hafalan daripada pengertian. Proses pembelajaran cenderung textbook dan kurang terkait dengan kehidupan sehari-hari, akibatnya, siswa kurang menghayati atau memahami konsep matematika, dan mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain aspek kognitif, perlu ditelaah juga aspek afektif yaitu karakter mandiri siswa. Kemandirian sangat dibutuhkan oleh individu dalam menghadapi tugas mandiri, tugas dalam bentuk proyek atau pemecahan masalah. Berdasarkan permasalahan di atas diperlukan sebuah model pembelajaran yang dipandang tepat yang dapat menjembatani permasalahan tersebut yaitu model PBL (Problem Based Learning)dengan scaffolding berbantuan schoology yakni pembelajaran dimana siswa mengerahkan kemampuannya untuk menemukan dan mengembangkan sendiri pengetahuannya dan berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari,dan dengan schoologysiswa dapat melihat materi/bahan tayang setiap saat sehingga bisa tumbuh kemandiriannya dan tidak bergantung pada orang lain. Dengan demikian, model PBL dengan scaffolding berbantuan schoology akan mempunyai kontribusi yang tinggi pada kemampuan pemecahan masalahdan karakter mandiri siswa.
Copyrights © 2017