Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan pembelajaran scramble dengan pendekatan kontekstual. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Solihiyyah Mranggen Demak tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang diambil menggunakan teknik random sampling diperoleh 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes untuk memperoleh data kemampuan pemecahan masalah. Kelas eksperimen dengan model pembelajaran scramble dengan pendekatan kontekstual mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari kelas kontrol dan juga terjadi peningkatan dari nilai pre-test ke post-test. Peningkatan yang paling besar terjadi pada kelas eksperimen dimana terjadi peningkatan dari rata-rata 63,49 menjadi 77,66 sedangkan kenaikan yang terjadi pada kelas kontrol adalah dari rata-rata 64,47 menjadi 71,72. Rata-rata kelas eksperimen mencapai ketuntasan individu dan klasikal; kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Jadi, dari hasil yang didapatkan, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran scramble dengan pendekatan kontekstual meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Copyrights © 2017