Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis tiap tingkat berpikir geometri pada model PBL pendekatan Van Hiele. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi kualitatif dan kuantitatif tipe concurrent triangulation. Teknik pengambilan sampel penelitian kuantitatif yaitu simple random sampling dimana penelitian mengunakan satu kelas eksperimen dengan model PBL pendekatan Van Hiele dan satu kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori. Teknik pemilihan subyek penelitian kualitatif yaitu non-probability sampling, dimana pengambilan subyek berdasarkan tingkat berpikir geometri Van Hiele. Model PBL pendekatan Van Hiele efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis. Kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis tiap tingkat berpikir geometri Van Hiele bervariasi. Peserta didik tingkat 0 (visualisasi) kurang mampu memahami masalah. Peserta didik tingkat 1 (analisis) dapat memahami masalah tapi tidak dapat menyusun rencana penyelesaian dengan baik. Peserta didik tingkat 2 (deduksi informal) dapat memahami, menyusun rencana, melaksanakan rencana pemecahan masalah dengan baik tapi tidak dapat mengecek hasil. Peserta didik tingkat 3 (deduksi) dapat memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan mengecek hasil dengan baik. Disposisi matematis secara keseluruhan pada tiap tingkat berpikir geometri dengan model PBM pendekatan Van Hiele termasuk pada kategori tinggi.
Copyrights © 2017