Artikel konseptual ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah dalam tinjauan inventori kesadaran metakognitif pada PBL pendekatan kontekstual di SD NU Nawa Kartika Kudus. Gagasan konseptual ini berdasarkan hasil uji coba tes kemampuan pemecahan masalah oleh siswa kelas III SD NU Nawa Kartika pada tahun pelajaran 2014/2015 menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa tergolong rendah, sebanyak 40% siswa cenderung belum memahami dan belum mengetahui bagaimana cara menyelesaikan soal yang diberikan. Tanggapan siswa menunjukkan bahwa kurangnya latihan soal dan kurangnya keterampilan dalam tahap perencanaan dan evaluasi memberikan dampak yang buruk bagi siswa dengan kesadaran metakognitif rendah. Model PBL pendekatan kontekstual merupakan pembelajaran yang dapat membantu guru dalam melatih kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari tingkat kesadaran metakognitif siswa dalam memecahkan masalah matematis.
Copyrights © 2016