Matematika merupakan salah satu ilmu yang berkaitan dengan objek abstrak. Oleh karena itu, kemampuan penalaran merupakan salah satu dari sekian banyak kecerdasan yang harus dimiliki dan dikuasai siswa dalam mempelajari matematika misalnya materi aljabar. Pada kenyataannya, siswa/i sekolah menengah di Indonesia memiliki kemampuan penalaran aljabar yang rendah sehingga diperlukan metode atau cara yang khusus untuk meningkatkan kemampuan penalaran ajabar mereka. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menyajikan permasalahan yang berkaitan dengan pola kepada siswa/i sekolah menengah sehingga mereka dilatih untuk bernalar dalam memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan penalaran aljabar siswa/i sekolah menengah khususnya kelas VII berdasarkan penyelesaian soal mereka. Penelitian ini dimulai dengan menyajikan masalah tentang pola dalam bentuk soal yang kemudian dikerjakan oleh siswa/i sekolah menengah khususnya kelas VII yang berjumlah 4 orang. Hasil pekerjaan mereka kemudian dianalisis untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa tersebut dalam penalaran aljabar dan bagaimana siswa tersebut berpikir kritis dalam memecahkan suatu masalah yang berkaitan dengan pola. Berdasarkan analisis hasil pekerjaan mereka, diperoleh data bahwa setiap siswa memiliki kemampuan penalaran yang berbeda. Hal ini terlihat dari hasil pekerjaan mereka yang bervariasi karena menggunakan cara yang berbeda-beda.
Copyrights © 2016