Kompetensi matematis yang dimiliki siswa mengindikasikan kemampuan kognitif siswa tentang suatu materi yang telah dipelajarinya. Salah satu kompetensi matematis yang harus dimiliki siswa dalam standar proses adalah kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa dapat diaplikasikan pada penyelesaian soal tes berbentuk soal cerita matematis. Permasalahan dalam soal cerita matematis yang menjadi perhatian peneliti untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa adalah materi permutasi dan kombinasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi permutasi dan kombinasi berdasarkan analisis butir soal (item) dan analisis abilitas siswa (person). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes berupa soal cerita matematis tentang materi permutasi dan kombinasi. Tes ini diberikan pada 32 orang siswa kelas XII SMA N 1 Bintan Timur. Analisis data dilakukan dengan pemodelan RASCH menggunakan software Winstep. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai indeks reliabilitas item sebesar 0,94 dan indeks reliabilitas person sebesar 0,67. Interaksi yang bagus terjadi antara person dan item yang ditunjukkan oleh nilai Indeks crobach alpha 0,81. Setiap item yang digunakan dalam instrumen berkontribusi untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa, hal ini ditunjukkan oleh nilai PT-MEASURE CORR seluruh item berada pada interval 0,4 sampai 0,85. Hasil analisis person menyatakan abilitas keseluruhan siswa lebih rendah dari tingkat kesulitan soal dan hanya 31,25% siswa memiliki pola respon ideal serta 37,5% siswa tidak bisa menyelesaikan soal dengan tingkat kesulitan yang paling rendah.
Copyrights © 2019