Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemapuan berpikir matematis siswa kelas XI pada pembelajaran matematika dengan Model Accelerated Learning berdasarkan Intelligence Quotient. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek 6 siswa kelas XI. Pemilihan sibjek didasari hasil tes Intelligence Quotient yang dibagi menjadi tiga kategori yaitu, tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir matematis dan wawancara. Analisis tes kemampuan berpikir matematis mengacu pada tiga kriteria yaitu, reproduksi, koneksi dan analisis. Analisis data dilakukan dengan langkah sebagai berikut: tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap verifikasi data dan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa (1) siswa yang memiliki kategori tinggi yaitu SIQT1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQT2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang sangat baik, (2) siswa yang memiliki kategori sedang yaitu SIQS1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQS2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik, (3) siswa yang memiliki kategori rendah yaitu SIQR1 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik dan SIQR2 mempunyai kemampuan berpikir matematis yang cukup baik. Jadi siswa yang memiliki Intelligence Quotient tinggi belum tentu memiliki kemampuan berpikir matematis yang sangat baik, begitu pula siswa yang memiliki Intelligence Quotient rendah belum tentu memiliki kemampuan berpikir matematis yang buruk.
Copyrights © 2019