Pembelajaran matematika di kelas X MIPA 6 SMAN 6 Semarang belum terlaksana secara optimal. Padahal guru telah menggunakan metode diskusi kelompok. Tetapi belum optimal dalam pelaksanaannya, dilihat ketika diskusi didominasi oleh siswa yang pintar dan informasi benar hanya dari siswa tersebut, serta ada siswa yang tidak tahu apa yang harus dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematis siswa kelas X MIPA 6 setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus dilakukan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Data pemahaman konsep matematis siswa didapat dari hasil evaluasi pada setiap siklusnya. Hasil evaluasi pemahaman konsep matematis siswa diperoleh data ketuntasan dalam belajar siswa pada siklus I dan siklus II berturut-turut 40,00% dan 87,09%. Bedasarkan hasil tersebut penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan pada siklus ke II yakni mencapai tuntas belajar siswa lebih dari 75% siswa mencapai nilai 70 (KKM). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa kelas X MIPA 6 SMAN 6 Semarang dapat meningkat dengan baik setelah diterapkan model pembelajan kooperatif tipe two stay two stray secara optimal.
Copyrights © 2019