Penguasaan matematika yang kuat sejak dini sangat penting diperlukan untuk dapat menguasai dan memanfaatkan teknologi di masa yang akan datang. Ketidakmampuan dalam mengaplikasikan pembelajaran matematika ke dalam kehidupan sehari-hari merupakan faktor utama bagi sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran matematika. Proses pembelajaran matematika sebaiknya siswa diberi kesempatan memanipulasi benda-benda konkret yang dirancang secara khusus sehingga siswa dapat memahami suatu konsep matematika. Dalam proses memahami suatu konsep matematika diperlukan kemampuan komunikasi. Kemampuan komunikasi menjadi penting ketika siswa melakukan diskusi secara berkelompok, hal ini sesuai dengan model Problem Based Learning yang mendorong siswa aktif dengan kerja kelompok. Selain itu, pemusatan perhatian guru kepada siswa merupakan faktor penting terlaksananya model Problem Based Learning maka tutor feedback memberikan penguatan dalam memusatkan perhatian guru kepada siswa sedangkan gaya kognitif berperan sebagai sarana untuk membedakan siswa dalam menerima materi pembelajaran. Oleh karena itu, guru harus cermat dalam memberikan feedback kepada siswa berdasarkan gaya kognitifnya. Uraian kajian dalam makalah konseptual ini meliputi peran model Problem Based Learning dengan tutor feedback ditinjau dari gaya kognitif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis khususnya pada materi geometri.
Copyrights © 2019