Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa SMK yang memperoleh pembelajaran PjBL STEM ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed methods dengan explanatory sequential design. Populasinya adalah siswa kelas XI SMK Negeri 7 Semarang tahun ajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI-3 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-1 sebagai kelompok kontrol pada Jurusan Teknik Konstruksi Batu dan Beton. Subjek penelitian 6 siswa yang dipilih dari 2 siswa self efficacy kelompok atas, 2 siswa self efficacy kelompok tengah, dan 2 siswa self efficacy kelompok bawah. Pengumpulan data meliputi tes, angket, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji t. Hasil dari penelitian ini adalah (1) kemampuan komunikasi matematis yang memperoleh pembelajaran PjBL STEM mencapai ketuntasan belajar klasikal, (2) rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang memperoleh pembelajaran PjBL STEM lebih dari rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang memperoleh pembelajaran DL, (3) siswa pada self efficacy kelompok atas mampu mencapai keenam indikator kemampuan komunikasi matematis dengan sangat baik, siswa pada self efficacy kelompok tengah mencapai keenam indikator kemampuan komunikasi matematis tetapi ketercapaian pada indikator menggunakan operasi matematika dan menyajikan gambar kurang sempurna, dan siswa pada self efficacy kelompok bawah belum mampu mencapai indikator menggunakan operasi matematika dan menyajikan gambar dengan baik.
Copyrights © 2019