Literasi matematika siswa-siswi Indonesia berdasarkan penilaian PISA masih berada pada kategori rendah. Literasi matematia mencakup bagaimana siswa mampu mengetahui dan menggunakan dasar matematika untuk menyelesaikan masalah dalam konteks dunia nyata. Terlihat jelas di era millenial ini, salah satu cara untuk meningkatkan tingkat literasi siswa yaitu melalui pembelajaran. Para pendidik berlomba-lomba untuk menciptakan cara belajar siswa yang inovatif dan kreatif. Semua ini dilakukan dalam bentuk ketrampialan dalam menunjang kemampuan 4C. Salah satunya melalui strategi pembelajaran REACT, dimana dalam REACT siswa menemukan hubungan penuh makna antara ide-ide abstrak dengan penerapan di dalam konteks dunia nyata. Hal ini sesuai dengan apa yang dicari di dalam literasi matematika. Oleh karena itu, diharapkan siswa dengan segala keunikan kecerdasannya harus memiliki kemampuan literasi matematika. Dengan kemampuan literasi matematika yang dimiliki siswa, diharapkan siswa tidak hanya sekedar paham tentang rumus-rumus matematika, akan tetapi mampu mengaplikasikannya kedalam kehidupan sehari-hari. Tuntutan kemampuan siswa dalam matematika tidak sekedar kemampuan berhitung saja, akan tetapi kemampuan bernalar logis dan kritis dalam pemecahan masalah.
Copyrights © 2019