PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika

Berpikir Kritis Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient




Article Info

Publish Date
25 Feb 2019

Abstract

Pendidikan yang terus berkembang menuntut menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas tinggi agar mampu berpikir kritis, kreatif, sistematis dalam memecahkan masalah serta memiliki akhlak yang baik. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan abad 21 yang harus dimiliki siswa untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Dalam TIMSS 2015 kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan matematis harus diiringi dengan aspek psikologi untuk dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik. Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki siswa. Karena kepercayaan diri menurut TIMSS yaitu memiliki matematika yang baik, belajar matematika dengan pantang menyerah dan menunjukkan rasa yakin terhadap kemampuan matematika yang dimilikinya. Adversity Quotient merupakan kecerdasan dalam menghadapi kesulitan. Adversity Quotient diperlukan untuk menentukan kesuksesan individu. Adversity Quotient terbagi menjadi tiga jenis yaitu The Quitter, The Camper dan The Climber. Oleh karena itu tujuan dari penulisan kajian ini adalah untuk memaparkan kaitan kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri berdasarkan Adversity Quotient siswa.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

prisma

Publisher

Subject

Mathematics

Description

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. ...