Artikel konseptual ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan literasi matematika ditinjau dari gaya belajar siswa. Literasi matematika merupakan kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Termasuk kemampuan melakukan penalaran secara matematis dan menggunakan konsep, prosedur, dan fakta untuk menggambarkan, menjelaskan atau memperkirakan suatu fenomena. Terdapat tujuh komponen kemampuan yang terdapat dalam literasi matematis yaitu (1) komunikasi, (2) matematisasi, (3) menyajikan kembali, (4) menalar dan memberi alasan, (5) menggunakan strategi pemecahan masalah, (6) menggunakan simbol, bahasa formal dan teknik, (7) menggunakan alat matematika. Hasil kajian diperoleh bahwa diprediksi pembelajaran problem based learning dengan tinjauan gaya belajar merupakan pembelajaran yang efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika.
Copyrights © 2019