Uji literasi dalam PISA 2009 menunjukkan bahwa peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-61 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 493), sedangkan PISA 2012 menunjukan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-64 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496) dan PISA 2015 berapa pada peringkat-63 dengan skor 397 (skor rata-rata OECD 493). Menengok paparan skor rata-rata menunjukan rendahnya kemampuan literasi, membuktikan bahwa proses pendidikan belum mengembangkan kompetensi dan minat peserta didik terhadap pengetahuan. makalah ini bertujuan untuk mengetahui bahwa self directed untuk memaksimalkan kemampuan literasi matematika dilihat dari sudut pandang kajian pustaka yang ada. Kemampuan literasi matematika dapat dimaknai dengan kebiasaan peserta didik dalam memecahkan masalah. Peserta didik harus dapat mengekplorasi, menghubungkan dan menalar secara logis serta mengunakan metode matematis yang beragam. Komponen utama ini digunakan untuk memudahkan pemecahan masalah sehari-hari yang sekaligus dapat mengembangkan kemampuan matematikanya. Untuk mengembangkannya harus didukung oleh self directed yang tinggi dalam tumbuh kembangnya peserta didik dalam merencanakan aktivitas, sumber, dan strategi belajar. Sehingga secara tidak langsung akan mempengaruhi kemampuan literasi matematika.
Copyrights © 2019