Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar peserta didik kelas VII H SMP N 10 Semarang melalui model PBL berbantuan framon pada materi pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Pelaksanaan tiap siklus dalam penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 32 peserta didik kelas VII H SMPN 10 Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, jurnal dan tes. Teknik analisis data terdiri atas data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah meningkat dengan persentase ketuntasan klasikal 22% pada pra siklus, 62,5% siklus I, dan 78,13% pada siklus II. Hasil pengamatan terhadap motivasi belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dengan kriteria 30% pada pra siklus, 52,5% siklus I, dan 74% pada siklus II. Simpulan yang diperoleh adalah kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar peserta didik melalui model pembejaran PBL berbantuan framon materi pecahan peserta didik kelas VII H meningkat. Saran dari penelitian ini adalah model pembelajaran PBL berbantuan framon dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru dalam membelajarkan materi pecahan.
Copyrights © 2019