Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir relasional siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dalam memecahkan masalah matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah analisis deskriptif, dan dua siswa yang memiliki gaya belajar auditorial dipilih sebagai subjek penelitian dengan ketentuan telah menyelesaikan masalah yang diberikan. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar, soal tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Berdasarkan analisis data, dari 32 siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 6 Malang, terdapat 6 siswa yang memiliki gaya belajar auditorial. Kemudian hasil kajian menujukkan bahwa kedua siswa auditorial mampu membangun relasi berdasarkan unsur informasi dalam masalah atau pengetahan sebelumnya, dan mampu membangun relasi dengan menggunakan sifat/struktur matematika pada langkah penyelesaian masalah. Namun, pada langkah memeriksa kembali, kedua siswa auditorial tersebut tidak melakukan aktivitas berpikir relasional.
Copyrights © 2020