Dewasa ini kemampuan pemecahan masalah matematika harus dimiliki oleh siswa. Dalam pemecahan masalah matematika siswa akan melakukan berbagai aktivitas baik fisik maupun psikis sehingga siswa dapat belajar secara aktif di kelas. Model pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan salah satunya adalah flipped classroom. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dan keaktifan belajar siswa dengan topik pembelajaran matematika kelas X. Metode dari penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan Teknik pengumpulan data meliputi observasi, panduan wawancara, lembar keterlaksanaan pembelajaran, dan tes kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: kemampuan pemecahan masalah pada aspek nomor 4 yaitu melihat kembali jawaban merupakan aspek yang paling banyak siswa melakukan kesalahan yaitu dengan presentase sebesar 59.5% hal ini menunjukkan sebagian besar di kelas masih kurang dalam kemampuan pemecahan masalah pada aspek melihat kembali jawaban. Pada aspek keaktifan, siswa sudah dikatakan baik karena nilai keaktifan siswa sudah melebihi mediannya yaitu 2,5 pada data.
Copyrights © 2020