Penelitian ini bertujuan untuk mengekspolari unsur-unsur budaya khususnya pada makanan tradisional masyarakat suku Sasak di Lombok Tengah seperti jaje ore, opak-opak, renggi, pangan, banget, abuk. Dalam sudut pandang etnomatematika, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model etnografi (antropology cognitive). Informan yang digunakan adalah warga suku Sasak dan peneliti sendiri sebagai warga suku Sasak. Teknik pengambilan data menggunakan pengamatan berperan serta (participant observation) dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini tidak didasarkan semata-mata pada interpretasi peneliti tetapi merupakan susunan pikiran dari anggota masyarakat yang di tanyakan secara mendalam oleh peneliti. Kajian ini mengungkap bukti kepekaan terhadap geometri yang di praktikkan oleh nenek moyang masyarakat suku Sasak sejak dahulu, dalam hal membuat bentuk makanan yang menggunakan antropometris (etnomatematika). Produk-produk makanan tradisional masyarakat suku Sasak ini juga menggambarkan bahwa tradisi masyarakat Sasak itu lebih mementingkan suatu proses diatas produk akhir yang ingin dihasilkan. Tergambarnya masyarakat yang selalu konsisten dalam menjalankan peran dan piranti adat yang mengatur hajat membangun dari masing-masing individu didalamnya.
Copyrights © 2020