Batik merupakan seni menggambar atau melukis dengan corak yang dibuat dengan pola tertentu. Corak batik selalu dikembangkan untuk memperbaiki aspek keindahan. Beberapa macam corak batik memiliki sifat self-similarity yang dibangkitkan secara matematis. Pada penelitian ini membangkitkan Koch Snowflake dan Koch Anti-Snowflake menggunakan L-system serta memvisualisai bentuk tersebut untuk dituangkan dalam desain batik dengan pola pengubinan. Metode penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan. Pertama, menentukan bentuk Koch Snowflake dan Koch Anti-Snowflake yang akan dibangkitkan. Kedua, pembangkitan Koch Snowflake dan Koch Anti-Snowflake menggunakan metode L-system. Pembangkitan kurva dengan inisiator segi- yang digunakan yakni segi 3 dan 4, dan nilai generator segi- yang bisa menyesuaikan serta nilai c yang dibatasi. Iterasi yang digunakan untuk membangkitkan kurva adalah iterasi ketiga. Ketiga, membuat pola batik dengan menggabungkan Koch Snowflake dan Koch Anti-Snowflake dengan nila dan iterasi yang sama dengan perbandingan nilai kurva 1:1. Keempat, penambahan isen tengah di bagian Koch Snowflake untuk menambah aspek keindahan dari batik ini. Motif batik yang dihasilkan secara garis besar terdiri dari 2 motif dengan nilai dan dengan nilai yang berbeda yakni , dan serta nilai yang dibatasi.
Copyrights © 2020