Rabies masih menyebar pada populasi anjing, oleh karena itu penting untuk memahami laju penyebaran rabies ke area geografis yang tidak terinfeksi. Model matematika pada penelitian ini menggunakan tiga sub-populasi anjing, yaitu anjing sehat , anjing terinfeksi rabies , dan anjing yang divaksinasi dengan menambahkan difusi ke dalam model untuk mendapatkan model persamaan reaksi-difusi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyebaran spasial rabies di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan minimum travelling wave untuk penyebaran spasial dari model rabies di Kalimantan Barat sebesar 0,0088 .
Copyrights © 2020