Dalam pembelajaran matematika permasalahan pasti dialami oleh siswa. Penyelesaian masalah dilakukan dengan cara yang berbeda oleh setiap siswa. Siswa memiliki kemampuan memahami materi yang tidak sama. Masalahnya bagaimana caranya agar semua siswa dapat memahami materi dengan baik. Model problem based learning dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Langkah-langkah model problem based learning harus dilakukan secara menyeluruh melalui perspekttif filsafat pendidikan matematika. Hal tersebut dikarenakan filsafat pendidikan matematika mengkaji kebenaran proses pendidikan matematika. Tujuan dari kajian ini untuk mendeskripsikan model problem based learning dalam perspektif filsafat pendidikan matematika secara ontologi dan epistemologi. Artikel ini dikaji menggunakan library research berdasarkan data-data kepustakaan, yaitu mengkaji model problem based learning dan filsafat pendidikan matematika secara ontologi dan epistemologi. Hasil kajian menemukan bahwa (1) secara ontologi model problem based learning sesuai dengan aliran logikalisme yaitu pada akhirnya konsep logis mereduksi semua konsep matematika, hal tersebut dikarenakan model problem based learning diawali pemberian masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kemudian siswa mencari alternatif solusinya, (2) secara epistemologi sesuai aliran konstruktivisme bahwa melalui proses mengkonstruksi arti dari diskusi dan pengalaman fisik melalui penyesuaian pengalaman baru dari pemahaman sebelumnya akan memperoleh pengetahuan, hal tersebut karena model problem based learning membimbing siswa untuk mengembangkan keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah.
Copyrights © 2021