Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan imajinasi matematis siswa tunanetra di SLB-A Wantuwirawan Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia setelah dilakukan pembelajaran menggunakan strategi joyfull learning dengan bantuan media Audio Geobraille. Penelitian ini menggunakan gabungan antara kualitatif dan kuantitatif (mix-method) dengan desain penelitian subjek tunggal (Single Subject Research) tipe dasarA-B, dimana untuk fase baseline (A) dan intervensi (B) masing-masing dilakukan satu kali untuk subjek yang sama. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswa tunanetra kelas IX tahun pelajaran 2019/2020. Analisis data kuantitatif yang digunakan adalah hasil tes imajinasi matematis siswa tunanetra pada fase baseline dan intervensi dalam menyelesaikan soal sebelum dan sesudah penerapan strategi joyfull learning berbantuan media audio geobraille sebagai dasar untuk mengetahui peningkatan imajinasi matematis. Selanjutnya, data kualitatif yang digunakan adalah data hasil wawancara tes imajinasi matematis siswa tunanetra. Data ini digunakan untuk mendeskripsikan kemampuan imajinasi matematis siswa tunanetra setelah penerapan strategi joyfull learning berbantuan media Audio Geobraille. Kesimpulan bahwa terjadi peningkatan yang tinggi pada imajinasi matematis siswa tunanetra kelas IX SLB-A Wantuwirawan Salatiga setelah penerapan strategi joyfull learning berbantuan media Audio Geobraille. Imajinasi matematis siswa tunanetra telah memenuhi ketiga aspek imajinasi matematis menurut Jiyeong Mun et al. yaitu (1) Scientific Sensitivity; (2) Scientific Creativity; dan (3) Scientific Productivity.
Copyrights © 2021