Banyak hal yang mempengaruhi kemampuan penalaran matematis dan komunikasi matematis siswa, seperti model pembelajaran guru dalam proses pembelajaran. Kemampuan komunikasi dan penalaran matematis siswa dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang memhasilkan kemampuan penalaran matematis yang lebih tinggi antara Brain Based Learning dan pembelajaran langsung dilihat dari kemampuan komunikasi matematikanya. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental semu. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis variansi dua jalan sel tak sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 1) Model pembelajaran Brain Based Learning memberikan kemampuan penalaran matematis yang lebih baik dari pada model pembelajaran langsung. 2) siswa yang mempunyai kemampuan komunikasi matematis tinggi memiliki penalaran matematis yang lebih baik dari siswa yang mempunyai kemampuan komunikasi matematis sedang dan rendah, siswa yang mempunyai kemampuan komunikasi sedang memiliki penalaran matematis yang lebih baik dari siswa yang mempunyai kemampuan komunikasi matematis rendah.
Copyrights © 2021