Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketuntasan Model Eliciting Activities untuk kemampuan komunikasi matematis siswa, menguji peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran dengan Model Eliciting Activities, untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari disposisi matematis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif desain one-group pretest-postest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: tes, angket dan wawacara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran Model Eliciting Activities mencapai ketuntasan klasikal, (2) ada peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa setelah menggunakan Model Eliciting Activities dengan performance assessment, (3) kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari disposisi matematis dalam pembelajaran Model Eliciting Activities sebagai berikut (a) Subjek dengan disposisi matematis kelompok bawah kurang mampu menyelesaikan masalah dengan tepat dan runtut, menyelesaikan masalah dengan cara atau penyajian jawaban yang berbeda, dan menyelesaikan masalah dengan detail; (b) Subjek disposisi matematis kelompok tengah mampu menyelesaikan masalah dengan tepat dan runtut, kurang mampu menyelesaikan masalah dengan cara atau penyajian jawaban yang berbeda, dan kurang mampu menyelesaikan masalah dengan detail; (c) Subjek dengan disposisi matematis kelompok atas mampu menyelesaikan masalah dengan tepat dan runtut, menyelesaikan masalah dengan cara atau penyajian jawaban yang berbeda, dan menyelesaikan masalah dengan detail
Copyrights © 2021