Era revolusi industri 4.0 dan Pandemi Covid-19 menuntut seseorang pendidik untuk berinovasi dalam mengemas proses pembelajaraannya agar lebih efisien dan menarik. Pembelajaran matematika pada Pendidikan vokasi dituntut harus terpusat pada mahasiswa serta menekankan aspek-aspek kreativitas dan inovasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi. Blended learning sebuah pembelajaran inovatif mengkombinasikan antara pembelajaran online dengan face-to-face, memiliki tiga komponen yaitu online learning, pembelajaran tatap muka, dan belajar mandiri. Blended learning dapat menjadi sebuah inovasi pembelajaran matematika pada pendidikan vokasional di masa mandemi covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model rancangan blended learning matematika bagi Pendidikan vokasioval. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka. Data bersumber dari berbagai buku, jurnal, prosiding yang terkait dengan blended learning, Pendidikan vokasional dan covid 19. Data dianalisis menggunakan metode content analisis. Hasil analisis mendapatkan blended learning matematika dirancang berdasarkan teori belajar Behaviorisme, Kognitivisme, Konstruktivistime, Konektivisme, dan Cybernitisme. Komponennya, meliputi: 1) capaian pembelajaran, 2) peta organisasi materi, 3) daftar refrensi, 4) materi/bahan ajar, 5) aktivitas pembelajaran sinkron dan asinkron, rancangan pembelajaran asinkron, 6) rancangan pembelajaran sinkron, 7) rancang bangun pembelajaran sinkron, dan 8) alur pembelajaran sinkron. Rancangan blended learning ini dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dan sebagai solusi untuk pembelajaran matematika di era IR. 4.0 dan pandemic Covid-19 pada pendidikan vacasional.
Copyrights © 2022